Rabu, 15/06/2022 08:20 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan, pasukan Ukraina menderita kerugian yang menyakitkan dalam memerangi pasukan Rusia di kota timur Sievierodonetsk dan wilayah Kharkiv.
Dalam pidato larut malam, ia juga mengatakan Ukraina membutuhkan senjata anti-rudal modern sekarang, menambahkan tidak ada pembenaran bagi negara-negara mitra untuk menunda pengiriman. Beberapa roket Rusia menghindari pertahanan dan menyebabkan korban, katanya.
Ukraina mengatakan pasukannya masih berusaha untuk mengevakuasi warga sipil dari Sievierodonetsk setelah Rusia menghancurkan jembatan terakhir ke kota itu, tahap terakhir dalam pertempuran selama berminggu-minggu di wilayah Donbas yang ingin direbut Moskow.
"Pertempuran paling sengit, seperti sebelumnya, terjadi di Sievierodonetsk dan kota-kota dan komunitas terdekat lainnya. Sayangnya, kerugiannya menyakitkan," kata Zelenskyy.
Inggris Rayu Ukraina Amankan Selat Hormuz dari Iran
Eropa Kekurangan Mesin Jet untuk Sokong Program Drone Ukraina
Drone Nyasar di Finlandia, Ukraina Buru-Buru Minta Maaf
"Tapi kita harus bertahan kuat - bertahan kuat sangat penting di Donbas. Semakin banyak kerugian yang diderita musuh di sana, semakin sedikit kekuatan yang harus dimiliki untuk mengejar agresinya," katanya.
"Ukraina juga mengalami kerugian yang menyakitkan di wilayah Kharkiv di sebelah timur Kyiv, di mana Rusia berusaha memperkuat posisinya setelah didorong mundur baru-baru ini," kata Zelenskyy.
"Pertempuran terus berlanjut di sana dan kami harus terus berjuang, berjuang keras," sambungnya.
Sumber: Reuters