Senin, 13/06/2022 19:29 WIB
London, Jurnas.com - Mantan pemain Chelsea, Jon Obi Mikel, menyebut Liga Premier terlalu hebat untuk seorang Romelu Lukaku, yang dianggap sebagai penyebab sang penyerang gagal bersinar musim ini, pasca dibeli dari Inter Milan.
Chelsea menghabiskan £98 juta untuk memboyong Lukaku kembali ke Stamford Bridge dari Inter musim panas lalu, setelah membantu raksasa Italia itu untuk meraih Scudetto pada musim 2020-2021.
Lukaku hanya berhasil mencetak 15 gol dalam 44 penampilan di semua kompetisi untuk the Blues musim lalu. Karena itu, Mikel menyebut bahwa gaya permainan Lukaku lebih cocok untuk sepak bola Italia.
"Liganya benar-benar berbeda. Liga Inggris terlalu kuat, terlalu kuat, terlalu cepat, sedangkan liga Italia terlalu lambat," kata Mikel dikutip dari Goal pada Senin (13/6).
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim
Protes Penjualan Senjata ke Israel, 90 Demonstran AS Diciduk
Pelatih Chelsea Buka Suara soal Sanksi Internal Enzo Fernandez
"Liga Inggris memiliki terlalu banyak kualitas. Kecepatan sepak bola Inggris terlalu tinggi untuk liga Italia," lanjut dia.
"Di liga Italia Anda bisa bermain sampai Anda berusia 40 tahun, tetapi di liga Inggris Anda melakukan lebih banyak pekerjaan," tambah dia.
Thomas Tuchel tidak selalu menggunakan Lukaku sebagai starter reguler, di tengah persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di depan dari Timo Werner, Christian Pulisic dan Kai Havertz.
Pemain Belgia itu juga sempat menyindir strategi Tuchel tidak sesuai dengan kekuatannya, dalam sebuah wawacnara di mana dia juga menyatakan penyesalannya meninggalkan San Siro.
Kini, Lukaku dirumorkan bakal bergabung kembali dengan Inter, tetapi Chelsea hanya akan melakukan kesepakatan pinjaman, karena situasi keuangan klub yang tidak pasti.
Keyword : Romelu Lukaku Chelsea Obi Mikel