Sabtu, 04/06/2022 07:40 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin membantah Moskow mencegah pelabuhan Ukraina mengekspor gandum dan mengatakan solusi terbaik adalah mengirimkannya melalui Belarus, selama sanksi terhadap negara itu dicabut.
Putin, yang mengatakan laporan larangan ekspor Rusia adalah gertakan, mengatakan kepada televisi nasional bahwa negara-negara Barat berusaha menutupi kesalahan kebijakan mereka sendiri dengan menyalahkan Rusia atas masalah di pasar pangan global.
Tentara Rusia merebut sebagian besar garis pantai selatan Ukraina dan kapal perangnya mengontrol akses ke pelabuhan Laut Hitam negara itu. Moskow menyalahkan Ukraina dan Barat atas gangguan yang diakibatkan oleh ekspor gandum Ukraina.
"Jika seseorang ingin menyelesaikan masalah ekspor gandum Ukraina - tolong, cara termudah adalah melalui Belarus. Tidak ada yang menghentikannya," kata Putin, dikutip dari Reuters.
Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat
Uni Eropa Susun Regulasi Larangan Penggunaan Media Sosial untuk Anak-Anak
Kazakhstan Sepakat Pasok 50 Ribu Ton Bensin ke Rusia
"Tetapi untuk ini, Anda harus mencabut sanksi dari Belarusia," sambungnya.
Sebelumnya, Jumat, pemimpin Belarus Alexander Lukashenko mengatakan Minsk siap mengizinkan transit gandum Ukraina ke pelabuhan Jerman, Polandia, Baltik atau Rusia melalui wilayahnya, sebagai imbalannya diizinkan mengirimkan barang-barang Belarusia dari pelabuhan tersebut.
Putin mengatakan masalah di pasar pangan global akan memburuk karena sanksi Inggris dan Amerika Serikat (AS) terhadap pupuk Negeri Beruang Merah itu.