Rabu, 11/05/2022 12:25 WIB
London, Jurnas.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, menegaskan dirinya tidak peduli dibenci oleh para punggawa The Blues, usai menggelar latihan klub pada hari libur akhir pekan lalu.
Hasil imbang 2-2 The Blues atas Wolves pekan lalu, menjadi alasan Tuchel memanggil para pemainnya untuk melakukan latihan taktis, dan berbicara tentang penampilan buruk mereka.
“Jika Anda ingin dicintai setiap hari, Anda seharusnya tidak menjadi pelatih sepak bola tingkat tinggi. Itu tidak akan terjadi," kata Tuchel kepada wartawan dikutip dari Goal pada Rabu (11/5).
"Saat ini saya mungkin tidak populer. Sebagian besar dari mereka mengharapkan pembicaraan tim selama 30 menit dan kemudian menonton pertandingan lagi. Begitu mereka mengerti mengapa mereka masuk dan cuacanya baik, sebagian besar dari mereka menerimanya," imbuh dia.
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
Big Match Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris
Tak hanya para pemain, Tuchel mengatakan dia juga mengorbankan akhir pekannya. Sebab, dia merasa bertanggung jawab atas performa tim, yang hanya meraih satu kali kemenangan dalam lima laga terakhir.
"Saya juga punya beberapa rencana pada hari Minggu pagi dan dibatalkan. Tapi ini terjadi. Bahkan ada pertandingan U-23 pada pukul 1 siang, dan dua pertiga dari tim tetap tinggal dan menontonnya. Tidak ada yang masuk ke mobil mereka dan pergi. Mereka mengambil tanggung jawab mereka, dan itulah yang saya sukai dari tim," kata Tuchel.
Chelsea berpeluang memenangkan Piala FA akhir pekan ini dengan bermain melawan Liverpool, usai pertandingan Liga Premier pertengahan pekan kontra Leeds.
Keyword : Thomas Tuchel Chelsea Hari Libur Liga Inggris