Betis Ngotot Ingin Isco, Sang Pemain Beri Syarat Ini

Senin, 25/04/2022 20:56 WIB

Madrid, Jurnas.com - Real Betis terus melakukan pendekatan untuk mendapatkan gelandang Real Madrid, Isco Alarcon di bursa transfer musim panas mendatang.

Pelatih Betis, Manuel Pellegrini, yakin pemain Spanyol itu masih bisa memberikan banyak hal di lapangan, dan telah menawarkan kepadanya untuk memperkuat Betis pada musim 2022/2023.

Dikutip dari Marca pada Senin (25/4), pembicaraan antara kedua belah pihak telah dimulai. Namun, syaratnya, tergantung pada pencapaian Betis di LaLiga Santander, apakahh sanggup mencapai tempat di Liga Champions musim depan.

Kabarnya, Isco ingin membuktikan bahwa dia masih siap untuk level teratas, dan titik awalnya ialah mengambil bagian dalam kompetisi klub utama Eropa.

Tidak akan mudah bagi Los Verdiblancos, tetapi mereka sedang berjuang untuk mencapai kesepakatan dan mengamankan lima pertandingan ke depan untuk mencapai tujuan.

Saat ini, Betis berada di posisi ke-5 di belakang Atletico Madrid dengan selisih empat poin. Peluang untuk lolos ke zona Liga Champions masih terbuka lebar. Apalagi, Atletico masih akan menjamu Real Madrid di Wanda Metropolitano.

Tawaran finansial yang dibuat Betis untuk Isco sangat menggiurkan, yang akan menempatkannya di antara tiga pemain dengan bayaran terbaik di Betis, serta menjamin kontraknya selama dua musim.

Tapi tujuan utama Isco adalah untuk terus bermain di tim yang berkompetisi di Eropa, sehingga harus menunggu apa yang terjadi dalam lima pertandingan terakhir musim ini.

Diketahui, setelah sempat tampil reguler pada Januari lalu, jumlah penampilan Isco selanjutnya merosot. Dia bermain hanya dalam 12 pertandingan liga, dan menjadi starter hanya dalam satu pertandingan ketika El Real melawan Granada.

TERKINI
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas Studi: Urine Manusia Berpotensi Jadi Pupuk Hemat Energi, Ini Cara Kerjanya Lestari Moerdijat: Dukung Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan