Kamis, 21/04/2022 17:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak 144 ribu personel Mabes Polri akan diterjunkan untuk menjaga keamanan arus mudik di seluruh Indonesia. Selain itu, Polri juga akan melakukan pemberlakuan one way (satu arus) untuk mengurai kemacetan mulai pukul 17.00 Wib hari Kamis tanggal 28 April 2022 di Tol Jawa.
Hal itu sebagaimana diutarakan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk “Antisipasi Gangguan Keamanan Saat Mudik Lebaran” di Media Center Parlemen, Jakarta, Kamis (21/4).
Menurutnya, sebanyak 12 juta orang pemudik yang berasal dari Jabodetabek akan melalui jalur darat. Jumlah itu dari total sebanyak 85 juta pemudik se-Indonesia.
“Untuk antisipasi kemacetan pemudik sebaiknya menyediakan minuman dan makanan yang cukup, juga BBM dan E Tol dua kali dari top up biaya tol,” tambahnya.
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik
Di sisi lain, Ramadhan mengimbau kepala RT, keamanan perumahan dan Binmas Polri untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan pemudik. Mereka juga diimbau untuk mendata warga yang mudik serta patroli guna menghindari terjadinya gangguan keamanan.
Sementara itu, mantan Wakapolri Komjen (pur) Adang Darajatun menceritakan pengalaman menghadapi mudik hingga terjebak macet sampai 3 jam. Karenanya, Anggota DPR RI ini mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan bahan makanan dari rumah untuk mengantisipasi kemacetan.
“Keamanan mudik tidak ditangan Polisi saja, keamanan kendaraan menjadi tanggung jawab Menteri Perhubungan, sedang bagi rumah yang ditinggal oleh pemudik, masarakat bisa menjaga keamanan dengan melakukan patroli bersama,” katanya.
“Keamanan lain yang tidak kalah penting yakni mencegah tejadi kebakaran dan pembobolan makanan di Mall atau kejadian pasar ambruk,” demikian Adang.