Jum'at, 15/04/2022 08:38 WIB
BERLIN, Jurnas.com - Menteri Ekonomi Robert Habeck mengatakan, Jerman harus mulai menghemat energi untuk menjadi lebih mandiri dari bahan bakar fosil Rusia. Hal itu disampaikan menanggapi invasi Moskow ke Ukraina.
Dengan meningkatnya kematian warga sipil di Ukraina di tengah invasi Rusia, Jerman berada di bawah tekanan untuk melepaskan diri dari gas dan minyak Rusia, karena para kritikus mengatakan pendapatan itu memberi Moskow dana penting untuk berperang.
Moskow menggambarkan invasinya ke Ukraina sebagai operasi militer khusus.
Habeck mengatakan Jerman bisa menjadi kurang tergantung jika warga mengurangi konsumsi energi mereka, menyarankan menggunakan kereta api atau bersepeda daripada mengemudi bila memungkinkan.
Jerman Suntik Dana Tambahan Rp404 Miliar untuk Krisis Sudan
Jerman Kucurkan Subsidi BBM Rp32 Triliun selama Perang Iran
Kebobolan Tiga Gol, Wirtz: Jerman Punya Skema Bertahan yang Baik
"Setiap kilometer yang tidak dilalui merupakan kontribusi untuk mempermudah mendapatkan pasokan energi Rusia. Kami juga melindungi iklim," kata Habeck dalam wawancara dengan Funke Media Group.
Habeck mengatakan pemotongan 10 persen dari konsumsi energi individu adalah mungkin, menambahkan bahwa pengusaha dapat berkontribusi dengan menawarkan pekerja pilihan untuk bekerja dari rumah sedapat mungkin.
"Jika memungkinkan, seseorang dapat bekerja dari rumah satu atau dua hari seminggu lagi - awalnya secara sukarela," katanya
Sumber: Reuters