Komisi X: UN Tak Bisa Ukur Capaian Pendidikan Nasional

Kamis, 22/12/2016 15:56 WIB

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan mengganti Ujian Nasional (UN) dengan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN). Sebab, UASBN dinilai lebih moderat dibanding dengan UN.

Menangapi hal itu, Anggota Komisi X Reni Marlinawati mengatakan, UN sebetulnya tidak bisa dipakai untuk mengukur capaian pendidikan secara nasional.

"Yang jelas kita ingatkan bahwa sesungguhnya UN bukan suatu instrumen ideal untuk mengukur capaian pendidikan secara nasional. Tapi kalau pemerintah menganggap UN instrumen yang minimalis, ngga ada model lain, kita hormati," kata Reni, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (22/12).

Kata Reni, DPR mendukung keputusan pemerintah mengganti UN menjadi UASBN. Hal itu mengingat, dalam UASBN pemerintah hanya menitipkan 20 atau 25 persen kepada daerah untuk diujikan.

"Selebihnya yang nyetak soal daerah. Hanya memang kalau kemudian yang periksa hasilnya daerah," terang politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

TERKINI
Berbagai Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan Inilah Lima Negara Penghasil Keju Terbaik di Dunia 5 Jenis Keju Terpopuler di Dunia yang Wajib Diketahui Asal-usul dan Makna di Balik Perayaan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni