Senin, 04/04/2022 13:29 WIB
Kyiv, Jurnas.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggambarkan invasi Rusia ke negaranya sebagai kejahatan genosida, yang menyebabkan penderitaan bagi rakyatnya.
Berbicara kepada CBS News pada Senin (4/4), Zelensky mengatakan rakyat Ukraina tidak ingin ditundukkan oleh Rusia, dan sebagai akibatnya dihancurkan dan dimusnahkan.
"Memang, ini adalah genosida. Penghapusan seluruh bangsa dan rakyat. Kami adalah warga Ukraina. Kami memiliki lebih dari 100 kebangsaan," kata Zelensky dikutip dari BBC.
"Ini tentang penghancuran dan pemusnahan semua bangsa ini," lanjut dia.
Inggris Rayu Ukraina Amankan Selat Hormuz dari Iran
Eropa Kekurangan Mesin Jet untuk Sokong Program Drone Ukraina
Ukraina Tuding Rusia Beri Bantuan Siber dan Mata-Mata untuk Iran
Dan dalam pidato selanjutnya yang ditujukan kepada rakyat Ukraina, Zelensky menegaskan bahwa seluruh tindakan Rusia di negara tersebut, akan mendapatkan hukuman.
"Setiap kejahatan penjajah di wilayah negara kita akan diselidiki," tegas Zelensky.
"Setiap orang yang bersalah melakukan kejahatan seperti itu akan dimasukkan ke dalam Buku Eksekutor khusus, akan ditemukan dan dihukum," imbuh dia.
Diketahui, badan hak asasi manusia PBB mengatakan terdapat 3.455 korban sipil sejak perang di Ukraina dimulai. Jumlah itu termasuk lebih dari 1.400 kematian dan lebih dari 2.000 cedera.
Angka-angka tersebut merupakan perkiraan konservatif, dan PBB yakin angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.
Korban terberat terus dilaporkan dari wilayah Donetsk dan Luhansk di timur, di mana Rusia telah berperang dengan Ukraina untuk memproklamirkan diri sebagai republik independen yang baru-baru ini diakui.
Keyword : Genosida Ukraina Volodymyr Zelensky Rusia