Rabu, 30/03/2022 12:20 WIB
BEIJING, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov tiba di China pada Rabu (30/3). Itu merupakan kunjungan pertamanya ke Negeri Tirai Bambu itu sejak Moskow melancarkan invasi ke Ukraina bulan lalu.
Dalam sebuah unggahan di Weibo, Kedutaan Rusia di Beijing mengkonfirmasi Lavrov mendarat di kota timur Huangshan dengan mengunggah foto-foto delegasi turun dari pesawat dan disambut oleh pejabat kesehatan dengan pakaian hazmat.
Dikutip dari AFP, Lavrov akan menghadiri serangkaian pertemuan yang diselenggarakan China untuk membahas cara-cara membantu Afghanistan. Para diplomat dari Amerika Serikat (AS) dan negara tetangga yang dipimpin Taliban juga diharapkan hadir.
Tapi serangan berdarah Rusia di Ukraina kemungkinan akan membayangi prosesnya.
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.385 Orang, Ribuan Lainnya Masih Hilang
Mahfuz Sidik Prediksi akan Terjadi Perang Dingin antara AS dan China
10 Hari Terjebak, Warga China Ditemukan Selamat dari Banjir Bandang Nepal
Tidak seperti banyak negara Barat, China telah menolak untuk mengutuk invasi dan tertinggal dari banyak negara lain dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.
Beijing mengatakan Menteri Luar Negeri Wang China, Yi secara kolektif akan bertemu dengan perwakilan pada pertemuan itu, tetapi tidak jelas apakah dia akan bertemu satu lawan satu dengan Lavrov.
Keyword : Invasir Rusia ke Ukraina Sergei LavrovChina