Ingin Berdamai dengan Rusia, Zelensky Jamin Ukraina Netral

Senin, 28/03/2022 20:41 WIB

Kyiv, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenski mengatakan pemerintahnya siap untuk membahas mengadopsi status netral, sebagai bagian dari kesepakatan damai dengan Rusia.

Dalam sebuah wawancara dengan wartawan independen Rusia, Volodymyr Zelensky mengatakan kesepakatan semacam itu harus dimasukkan ke dalam referendum di Ukraina.

Tanggapan tersebut muncul ketika negosiasi antara kedua negara akan dilanjutkan minggu ini di Turki.

"Jaminan keamanan dan netralitas, status non-nuklir negara kami. Kami siap melakukannya. Ini adalah poin terpenting," kata Zelensky dalam panggilan video 90 menit.

Dikutip dari BBC pada Senin (28/3), netralitas berarti suatu negara tidak bersekutu secara militer dengan negara lain.

Zelensky mengatakan bahwa setiap kesepakatan potensial akan memerlukan pertemuan tatap muka dengan Presiden Rusia Putin, dan jaminan keamanan yang efektif bahwa Ukraina tidak akan diserang sangat penting.

Pemimpin Ukraina menambahkan bahwa invasi Rusia telah menyebabkan kehancuran kota-kota berbahasa Rusia di Ukraina. Zelensy juga menegaskan Ukraina mencari perdamaian "tanpa penundaan".

Diketahui, Putin sudah lama menuntut Ukraina bersikap netral, dan meminta jaminan negara itu ia tidak akan bergabung dengan aliansi militer NATO. Setelah negara itu mencapai kemerdekaan pada tahun 1991, Ukraina secara bertahap membelok ke Barat.

Pemimpin Rusia berupaya membalikkan kondisi itu, melihat jatuhnya Uni Soviet sebagai "disintegrasi sejarah Rusia". Dia mengklaim Rusia dan Ukraina adalah satu negara dan menyangkal Ukraina sejarah panjangnya.

TERKINI
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui