Ribuan Warga Termasuk Anak Yatim Dievakuasi dari Aleppo

Selasa, 20/12/2016 09:39 WIB

Aleppo - Evakuasi terbesar dari kota yang terkepung akibat konflik Suriah, telah dilakukan. Ribuan orang warga sipil termasuk puluhan anak yatim, telah meninggalkan Aleppo timur yang dikuasai oleh kelompok pemberontak.

Salah satunya adalah seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, Bana Alabed, yang pernah mengirim pesan di Twitter tentang kondisi di Aleppo. Pesannya di Twitter yang ditulis dengan bantuan ibunya tentang rumahnya yang dibom maupun seruannya untuk perdamaian, mendapat perhatian di seluruh dunia.

Upaya awal untuk mengevakuasi warga dari kantong-kantong pemukiman di Aleppo timur itu gagal dilaksanakan pada pekan lalu sehingga para warga sipil terlantar tanpa makanan dan tempat tinggal sementara. Namun operasi evakuasi dimulai kembali Minggu (18/12).

Pernyataan dari badan PBB untuk anak, UNICEF, menyebutkan 47 anak yang terkurung di rumah yatim piatu sudah berhasil dipindahkan ke tempat aman. Beberapa anak tersebut, dalam kondisi kesehatan yang serius karena cedera maupun dehidrasi. Mereka akan dibawa ke bagian Aleppo lainnya maupun ke Provinsi Idlib.

Sementar warga sipil dievakuasi ke tempat yang aman, Dewan Keamanan PBB sudah menerima sebuah resolusi yang meminta PBB dan lembaga lainnya melakukan pengawasan netral yang memadai atas evakuasi dari Aleppo.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Samantha Power, menyebut resolusi itu sebagai sebuah langkah penting namun menegaskan,  "jika tidak diwujudkan, hanya sehalaman kertas`.

Keyword : Pengungsi Aleppo

TERKINI
Perbatasan Suriah-Turki Dibuka Perdana sejak 12 Tahun Tingkatkan Literasi Karantina Kepala Desa, Kemendes Bakal Gandeng Barantin MUI Minta Ortu Aktif Awasi Perkembangan Anak di Pesantren Mendes Harap Rekomendasi Munas Papdesi Sukseskan Program Prioritas Presiden