Airbnb Hentikan Operasi di Rusia

Sabtu, 05/03/2022 22:41 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Platform penyewaan penginapan Airbnb dan biro perjalanan dalam jaringan Booking hentikan operasi di Rusia untuk memberikan sanksi kepada negara tersebut.

CEO Airbnb Brian Chesky mencuit soal penundaan ini. Dia mengaitkan langkah ini dengan nama perusahaan besar lainnya, seperti General Motors C, Boeing Co dan Alphabet Inc.

"Orang-orang memesan Airbnb di Ukraina. Mereka tidak bermaksud tinggal hanya ingin membantu warga," kata Chesky, Sabtu (5/3/2022).

Perusahaan tersebut juga berhenti beroperasi di Belarusia. Airbnb sebelumnya mengatakan menawarkan tempat tinggal sementara untuk 100.000 orang yang keluar dari Ukraina, melalui lembaga nirlaba mereka.

Sama seperti Airbnb, Booking Holdings Inc juga menghentikan kegiatan mereka di Belarusia.

"Setiap hari urgensi perang di Ukraina semakin meningkat, begitu juga dengan kerumitan melakukan bisnis kawasan itu," kata CEO Booking, Glenn Fogel, melalui unggahan di LinkedIn. (antara)

TERKINI
Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam