PBB Konfirmasi 240 Korban Sipil Akibat Invasi Rusia

Minggu, 27/02/2022 16:25 WIB

ZURICH, Jurnas.com - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, sedikitnya 64 warga sipil tewas dan lebih dari 160.000 sedang bergerak setelah pasukan Rusia memasuki Ukraina pekan ini.

"Hingga pukul 17.00 tanggal 26 Februari, (kantor hak asasi manusia PBB) OHCHR melaporkan sedikitnya 240 korban sipil, termasuk sedikitnya 64 orang tewas," kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam sebuah laporan status, dikutip dari Reuters.

Ia menambahkan angka sebenarnya kemungkinan akan jauh lebih tinggi.

Kerusakan infrastruktur sipil telah menyebabkan ratusan ribu orang tanpa listrik atau air. Ratusan rumah telah rusak atau hancur, sementara jembatan dan jalan yang dilanda penembakan telah membuat beberapa komunitas terputus dari pasar.

Ia mengutip badan pengungsi PBB yang mengatakan lebih dari 160.000 orang telah mengungsi dan lebih dari 116.000 terpaksa mengungsi ke negara-negara tetangga.

"Badan-badan PBB dan mitra kemanusiaan telah dipaksa untuk menangguhkan operasi karena situasi keamanan yang memburuk," kata OCHA.

"PBB dan mitranya mempertahankan kehadiran mereka di seluruh negeri dan tetap berkomitmen untuk tetap di lapangan dan menanggapi kebutuhan kemanusiaan yang meningkat dan risiko perlindungan begitu situasi memungkinkan," sambungnya.

TERKINI
10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan