Kamis, 15/12/2016 14:08 WIB
Jakarta - Politikus Partai Golkar mengaku terkejut atas pemanggilan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2012.
Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, jika melihat pembelaan Presiden Jokowi kepada Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, maka pemeriksaan KPK kepada Setnov tidak sewajarnya terjadi.
Soft Deklarasi Kesiapan Kubu Jokowi Berpisah dengan Prabowo di Pilpres 2029
Budi Arie Bicara Pemilu Dipercepat, Begini Respon Ketua DPR
Pasbata Soroti Wacana Prabowo Tak Sampai 2029: Apa Dasarnya?