Selasa, 22/02/2022 12:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang beken dipanggil Cak Imin turut berduka cita atas musibah kebakaran Pondok Pesantren Miftahul Khoirot, Desa Manggungjaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.
Kebakaran itu yang merenggut nyawa delapan santri dan dua santri lainnya terluka. Kebakaran di Pondok Pesantren Miftahul Khoirot itu terjadi pada Senin (21/2/2022) pukul 14.15 WIB.
"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Saya sampaikan dukacita mendalam untuk para santri yang menjadi korban kebakaran di Karawang. Kita doakan bersama semoga mereka husnul khatimah,” kata Cak Imin di Jakarta, Selasa (22/2/2022).
Cak Imin yang cicit dari salah satu pendiri NU, KH. Bisri Syansuri mendoakan para santri yang menjadi korban kebakaran tersebut meninggal dalam keadaan syahid.
Trump Ancam Tambah Tarif Impor Kanada Imbas Kebakaran Hutan
AC Picu Kebakaran di Panti Asuhan Aljazair, 11 Orang Tewas
Bahaya Asap Kebakaran Hutan, Bisa Rusak Paru-paru, Jantung hingga Otak
Terlebih mereka sedang mencari ilmu di pondok pesantren yang juga dikenal sebagai lembaga Tahfidzul Qu’ran.
"Insyaallah mereka syahid, insyaallah. Adik-adik santri wafat saat mencari ilmu, juga menghafal Alquran, insyaallah syahid, amin," harap Cak Imin.
Pondok Pesantren Miftahul Khoirot terjadi saat kebanyakan santri yang masih duduk di sekolah dasar sedang tidur di kamar. Namun tiba-tiba terdengar teriakan kebakaran dari dalam pondok pesantren. Sebagian penghuni pesantren berlarian keluar.
Jenazah korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Karawang. Dari delapan korban, satu orang korban belum diketahui identitasnya.
Keyword : Kebakaran Cak Imin santri Pondok Pesantren