Wonder Woman "Dipecat" Jadi Duta PBB

Rabu, 14/12/2016 15:12 WIB

New York - Tak sampai dua bulan, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menghentikan tokoh komik Wonder Woman sebagai duta besar kehormatan untuk kampanye  pemberdayaan perempuan dan juga kekerasan berdasarkan gender.

Tokoh komik perempuan jagoan ini, memang sempat memicu protes banyak kalangan. Namun penampilan karakter komik yang dibuat seksi tersebut,  menjadi salah satu alasan bahwa penunjukan Wondern Woman dianggap tidak tepat.

Petisi penolakannya saat itu berhasil mengumpulkan 45.000 penandatangan yang berpendapat citra yang dibawanya tidak mencakup budaya dan tidak peka.

"Mengkhawatirkan bahwa PBB mempertimbangkan satu karakter dengan citra yang dibuat seksi pada saat berita-berita utama di Amerika Serikat dan dunia adalah perempuan dan anak perempan dijadikan objek," menurut petisi.

PBB tidak menjelaskan alasan proyek Wonder Woman yang diumumkan pada bulan Oktober akan diakhiri pada Jumat 16 Desember. Namun salah seorang juru bicara PBB, Jeffrey Brez, mengakui bahwa kampanye yang menggunakan karakter fiksi biasanya berlangsung lebih dari beberapa bulan.

TERKINI
Legislator PDIP Minta Dasar Kenaikan Harga Pertamax Dibuka Ada Demo Tolak Kenaikan BBM, Jalan Merdeka Selatan Tersendat Dasco: Buyback Saham Himbara Langkah Strategis di Tengah Pelemahan Pasar Didukung Raffi, Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia