Minggu, 13/02/2022 20:02 WIB
TEHERAN, Jurnas.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Iran pada Minggu (13/2) meluncurkan sepuluh produk militer buatan dalam negeri, termasuk rudal dan amunisi artileri.
Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Ashtiani meluncurkan sistem pertahanan baru, yang diproduksi oleh para ahli Kementerian Pertahanan.
Dikutip dari Tasnim News Agency, rudal dan amunisi yang ditingkatkan yang diluncurkan kali ini digunakan untuk pertempuran darat.
Ashtiani mengatakan produk baru adalah hasil dari pendekatan baru, yang disebut satu tembakan, satu target, yang melibatkan keterlibatan dengan musuh pada jarak yang lebih jauh.
Korut Tembakkan Rudal Balistik, Ketegangan Regional Meningkat
Parlemen Klaim Kemenangan Iran, Sebut Gencatan Senjata Strategi
Negosiator Iran Sebut Pembicaraan dengan AS Tunjukkan Kemajuan
Produk baru tersebut mencakup berbagai rudal stasioner, kargo yang dibawa oleh helikopter dan drone, dan amunisi pintar untuk artileri dan mortir yang digunakan untuk serangan presisi. Jangkauan dan akurasi produk telah ditingkatkan.
Selain itu, Kemhan memulai produksi massal jenis baru kendaraan lapis baja dan taktis canggih, yang diberi nama Aras-3.
Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai peralatan asli, membuat angkatan bersenjata mandiri di bidang senjata.
Para pejabat Iran telah berulang kali menggarisbawahi, negara itu tidak akan ragu untuk memperkuat kemampuan militernya, termasuk kekuatan misilnya, yang sepenuhnya dimaksudkan untuk pertahanan, dan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi.
Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei telah berulang kali menyerukan upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan pertahanan Iran, membalas musuh karena memperdebatkan program rudal negara itu.
Keyword : Mohammad Reza AshtianiIranrudal