Jerman Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Novavax untuk Orang Dewa

Kamis, 03/02/2022 20:38 WIB

BERLIN, Jurnas.com - Panel ahli Jerman tentang penggunaan vaksin (STIKO) pada Kamis (3/2) merekomendasikan vaksin COVID-19 berbasis protein Novavax untuk imunisasi dasar bagi orang di atas 18 tahun.

Dikutip dari Reuters, dikatakan vaksin penguat harus diberikan dengan vaksin mRNA, dan terutama orang yang rentan juga harus menerima booster kedua dengan vaksin mRNA.

Vaksin Novavax menggunakan teknologi yang berbeda dari vaksin mRNA dari Pfizer/BioNTech dan Moderna atau Johnson and Johnson (J&J).

Vaksin dapat meyakinkan orang Jerman yang enggan, yang skeptis tentang teknologi mRNA baru dan efek jangka panjangnya, untuk menggunakan vaksin Novavax yang lebih tradisional dan meningkatkan tingkat vaksinasi Jerman.

Jerman mengharapkan untuk menerima 3,8 juta dosis vaksin Nuvaxovid Novavax pada 20 Maret dan total 34 juta dosis tahun ini.

STIKO juga memperbarui rekomendasi umumnya untuk vaksin penguat dan sekarang menyarankan orang yang berisiko dan petugas kesehatan untuk mendapatkan suntikan booster kedua terhadap COVID-19 dengan vaksin mRNA.

Rekomendasi itu muncul di tengah melonjaknya infeksi virus corona di negara berpenduduk 83 juta itu. Institut Robert Koch untuk penyakit menular melaporkan rekor 236.120 kasus baru pada Kamis (3/2).

Menteri Kesehatan Jerman, Karl Lauterbach telah memperingatkan jumlahnya bisa melebihi 400.000 pada pertengahan Februari.

"Kami memiliki data dari Israel yang menunjukkan dosis keempat secara signifikan meningkatkan perlindungan dari kasus penyakit parah," kata kepala STIKO Thomas Mertens kepada kelompok media Funke dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Kamis (3/2).

Beberapa negara sudah mulai menawarkan dosis booster tambahan, tetapi penelitian terbaru dari Israel menunjukkan bahwa sementara dosis keempat vaksin mRNA meningkatkan antibodi, levelnya tidak cukup tinggi untuk mencegah infeksi Omicron.

Pada November, STIKO merekomendasikan suntikan ketiga untuk semua orang dewasa dan bulan lalu memperbarui sarannya untuk memasukkan semua orang yang lebih tua dari 12 tahun.

Untuk usia lima hingga 12 tahun, panel masih hanya merekomendasikan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi