Jadi PM Selandia Baru, Bill English Akui Masih Katolik Aktif

Senin, 12/12/2016 12:08 WIB

Selandia Baru - Rapat khusus kaukus Partai Nasional, akhirnya menetapkan Bill English sebagai Perdana Menteri Selandia Baru menggantikan John Key yang mundur sepekan lalu.

"Saya sangat bersemangat sekaligus merasa terhormat dengan kesempatan ini," ujar English setelah menghadiri rapat tersebut, sebagaimana dikutip Reuters.

Meskipun belum diambil sumpahnya, English sudah mengumumkan beberapa orang yang akan mengisi kabinetnya.  Ia menunjuk Menteri Perumahan Sosial, Paula Bennett. Jabatannya English sebelumnya sebagai Menteri Keuangan, digantikan Steven Joyce yang sebelumnya menjabat Menteri Pembangunan Ekonomi.

Tak lama setelah rapat itu berlangsung, sejumlah wartawan langsung bertanya terkait pengaruh keagamaan. Karena, English dikenal sebagai seorang Katolik konservatif.

Dengan pertanyaan itu, English menyatakan masih menjadi seorang Katolik yang aktif. Namun, dengan nada berkelakar English mengatakan, keagamaannya tidak dapat menjamin kesempurnaan.

Dilansir Radio NZ mengatakan, "itu memengaruhi cara saya memberikan penilaian, membentuk kesadaran saya. Saya menyadari bahwa orang lain juga memiliki kepercayaan berbeda. Itu (keagamaan) tidak akan memengaruhi kepemimpinan saya."

TERKINI
Semester I 2026, Realisasi Investasi Sulteng Capai Rp68,70 Triliun Transaksi Tembus Rp18,5 T, IHSG Berakhir Menguat 72 Poin RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Perluas Jaminan Sosial Pekerja Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Harus Jamin Terjangkau dan Akses Merata