AS Kirim 7,4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 ke Bangladesh

Sabtu, 29/01/2022 07:15 WIB

WASHINGTON, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai mengirimkan 7,4 juta dosis vaksin COVID-19 lagi ke Bangladesh pada Jumat (28/1).

"Berkat komitmen AS untuk memainkan peran utama dalam mengakhiri pandemi di mana-mana, Amerika Serikat mengirimkan 7.434.180 dosis vaksin Pfizer ke Bangladesh," kata seorang pejabat Gedung Putih, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, dikutip dari AFP.

Pengiriman terbaru yang dilakukan melalui Covax, inisiatif distribusi global yang dipimpin bersama oleh kemitraan publik-swasta Gavi datang ketika total sumbangan AS meningkat di atas 400 juta di seluruh dunia.

Washington telah menjanjikan 1,1 miliar suntikan ke seluruh dunia atau lebih dari negara lain mana pun dan telah mengirim vaksin ke negara-negara mulai dari Guatemala hingga Papua Nugini.

Bantuan vaksin AS sering bersinggungan dengan pengiriman dari China dan Rusia dalam apa yang disebut "diplomasi vaksin," meskipun pejabat itu bersikeras bahwa kontribusi AS tidak datang dengan ikatan.

Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, Bangladesh telah mencatat sekitar 1,75 juta kasus COVID-19 dan lebih dari 28.000 kematian. Sebagai salah satu negara termiskin di dunia, Bangladesh telah memvaksinasi penuh 36 persen dari sekitar 165 juta penduduknya.

AS di bawah kepemimpinan Joe Biden telah mengirimkan 28,4 juta dosis vaksin ke Bangladesh, belum termasuk batch terbaru, menurut database Kaiser Family Foundation.

TERKINI
Puan: Prabowo-Megawati Tetap Seperti Keluarga DPR Sahkan RUU APBN 2027, Ekonomi Ditarget Tumbuh 6 Persen Baleg DPR: RUU Satu Data Indonesia Jangan Terjebak Kepentingan Sektoral Tim Ekspedisi Patriot dan Warga Klamono Kolaborasi Salurkan Air Kolam