Rabu, 12/01/2022 08:16 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Pemerintah akan memulai dan juga memperluas cakupan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan masyarakat di tengah virus Covid-19.Vaksinasi booster dimulai hari ini dari awalnya petugas kesehatan, kini mencakup masyarajat luas.
Untuk kali ini diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan yang diberikan secara gratis sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko Widodo.
“Presiden sudah mengumumkan bahwa vaksin booster akan diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan prioritas lansia dan kelompok rentan lainnya,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (12/1/2022).
Ditambahkan Wiku, syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk calon penerima vaksin dosis ketiga ini adalah sudah menerima vaksin dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya.
Vaksin Booster Ke-2 Gratis, Susun Regulasi Kesehatan yang Komprehensif
Kemenkes Alokasikan 9,3 Juta Vaksin Booster bagi Masyarakat Umum
Tingkat Vaksinasi Booster di DKI Jelang Nataru Baru 50 Persen
“Mohon kepada seluruh masyarakat di wilayah kabupaten kota yang menjadi daerah prioritas vaksinasi booster dan memenuhi persyaratan tersebut untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat,” urainya.
“Hasil kajian dari Badan POM sendiri menghasilkan keputusan berupa penerbitan EUA kepada kelima jenis vaksin yang digunakan untuk booster yaitu karena Coronavac, Pfizer,Astrazeneca, yang akan disuntikkan secara homolog. Moderna yang disuntikkan secara homolog maupun heterolog. Dan Zifivax secara heterolog,” tandasnya.