AS Pecahkan Rekor Rawat Inap COVID-19 saat Omicron Melonjak

Selasa, 11/01/2022 07:22 WIB

WASHINGTON, Jurnas.com - Rawat inap COVID-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai angka tertinggi pada Senin (10/1) di tengah lonjakan varian Omicron yang sangat menular.

Menurut penghitungan Reuters, sebanyak 132.646 orang dirawat di rumah sakit dengan COVID, melampaui rekor 132.051 yang ditetapkan pada Januari tahun lalu.

Rawat inap terus meningkat sejak akhir Desember, dua kali lipat dalam tiga minggu terakhir, karena Omicron dengan cepat mengambil alih Delta sebagai versi virus yang dominan di AS.

Delaware, Illinois, Maine, Maryland, Missouri, Ohio, Pennsylvania, Puerto Rico, Kepulauan Virgin AS, Vermont, Virginia, Washington DC, dan Wisconsin telah melaporkan tingkat rekor pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit baru-baru ini, menurut analisis Reuters.

Meskipun berpotensi kurang parah, pejabat kesehatan memperingatkan, banyaknya infeksi yang disebabkan varian Omicron dapat membebani sistem rumah sakit, beberapa di antaranya menangguhkan prosedur elektif karena mereka berjuang menangani lonjakan pasien di tengah kekurangan staf.

Rata-rata dalam tujuh hari untuk kasus baru meningkat dua kali lipat. Dalam 10 hari terakhir menjadi 704.000. AS memiliki rata-rata lebih dari setengah juta kasus selama enam hari terakhir berturut-turut.

Menurut penghitungan Reuters, hanya tujuh negara bagian yang belum mencatat rekor kasus COVID-19 pada 2022, yaitu Arizona, Idaho, Maine, Montana, North Dakota, Ohio, dan Wyoming.

TERKINI
Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon Percepatan KDKMP, Mendes Minta Kades dan Pengurus Kopdes Dilibatkan Legislator Golkar: Negara Harus Punya Sistem Kelola Aset Rampasan Jelas Program Lentera Jiwa Pertamina Patra Niaga Jadi Harapan Baru Bagi ODGJ