Selasa, 28/12/2021 05:17 WIB
JERUSALEM, Jurnas.com - Wabah flu burung telah menewaskan lebih dari 5.000 burung bangau yang bermigrasi di Israel.
Hal itu mendorong pihak berwenang menyatakan agar cagar alam yang populer dilarang untuk pengunjung dan memperingatkan kemungkinan kekurangan telur karena unggas lokal dimusnahkan sebagai tindakan pencegahan.
"Ini adalah pukulan terburuk bagi satwa liar dalam sejarah negara itu," kicau Menteri Lingkungan Tamar Zandberg ketika penjaga dengan pakaian bahan berbahaya mengumpulkan bangkai bangau dari danau Cagar Alam Hula utara dan rawa-rawa terpencil.
Dia mengatakan, ratusan ribu ayam telah dimusnahkan.
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel
Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang Sejak 2023
Senator AS Tuntut Pembebasan Warga AS yang Ditawan Tentara Israel
Media Israel mengatakan anak-anak yang telah mengunjungi cagar alam itu mungkin telah menyentuh burung bangau yang terserang dan dengan demikian berkontribusi pada penyebaran flu.
Pihak berwenang sedang mencari untuk mengimpor telur dari luar negeri dan mencegah kekurangan telur karena pemusnahan, kata laporan itu.
Keyword : Wabah Flu BurungBangauIsrael