Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tanam Bawang Bersama Petani Temanggung

Selasa, 14/12/2021 16:25 WIB

Temanggung, Jurnas.com - Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana ikut terjun bersama petani menanam Bawang di lahan food estate Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Selasa, 14 Desember 2021.

Lokasi food estate di lereng gunung yang sejuk, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga menikmati pemandangan alam yang indah sambil berdiskusi dengan para petani.

Pada momen itu, ada juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.

Kepada para petani, Presiden Jokowi optimis produktivitas pertanian Indonesia akan semakin baik, dan yang terpenting kesejahteraan para petani juga akan meningkat.

"Kita harapkan dengan produktivitas yang makin baik, intervensi di bibit, diharapkan pendapatan dari petani akan meningkat dan ini akan saya lihat setelah panen,” ujar Presiden di lokasi penanaman.

Selanjutnya, Kepala Negara memastikan bahwa para petani yang menanam bawang di lahan seluas 339 hektare tersebut betul-betul mendapatkan keuntungan. Presiden menambahkan, para petani juga akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Pertanian.

“Kita dapat memastikan kalau nanti panen sudah terjadi, berarti per hektare mendapatkan berapa ton, kemudian ongkos diproduksinya berapa sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” ucap Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya menyiapkan penyalur yang akan membeli, sehingga kepastian harga dari bawang merah tersebut dapat terjamin.

“Paling penting juga disiapkan _off taker_ yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada dan harga yang ada tidak dipermainkan oleh para tengkulak,” tuturnya.

Dialog dengan para petani dilakukan di sebuah saung dengan suasana santai dan penuh keakraban. Kepala Negara menerima keluhan para petani yang enggan menanam bawang putih karena harganya turun yang disebabkan oleh masuknya impor bawang putih pada saat panen.

Seketika itu juga Presiden langsung menelepon Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

"Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu," ucap Presiden kepada Menteri Perdagangan melalui sambungan telepon.

Menteri Perdagangan pun langsung merespons keluhan tersebut dan akan mengirimkan tim untuk mengecek. "Saya akan kirim tim untuk mengecek, Bapak," jawab Mendag.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Jadi Narsum Musrenbang NTB, Mendes PDT Ajak Warga Maksimalkan Potensi Desa Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng