Senin, 13/12/2021 14:35 WIB
Tokyo, Jurnas.com - Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota dikabarkan bakal setop sementara pabrik perakitan kendaraan yang berlokasi di Jepang karena kekurangan pasokan komponen serta kekurangan pekerja di Vietnam akibat pandemi COVID-19.
Artinya, Toyota tidak akan bisa kembali beroperasi secara normal pada Desember seperti yang direncanakan sebelumnya.
Automotive News menyebutkan, dalam laporan sebelumnya, Toyota berharap operasi perakitan kendaraan akan kembali normal bulan ini setelah mengalami gangguan pasokan komponen.
Menurut juru bicara Toyota, operasi di dua pabrik dihentikan sementara pada Rabu dan dilanjutkan selama tiga hari.
Catat, Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Dibuka hingga 28 Juli
DPR Minta Polda Lampung Usut Penyalahgunaan Wewenang Kasus BBM
Semester I, InJourney Airports Bukukan Pendapatan Rp10,23 Triliun
Toyota mengharapkan angka produksi turun 3.500 unit kendaraan karena penangguhan sementara operasi, tetapi mereka masih bertujuan untuk memproduksi hingga sembilan juta kendaraan di seluruh dunia pada tahun keuangan yang berakhir 31 Maret.