Jum'at, 03/12/2021 21:35 WIB
Singapura, Jurnas.com - Singapura umumkan dua kasus pertama varian Covid-19 Omicron pada Kamis yang berasal dari dua penumpang yang terbang dari Afrika Selatan ke Singapura.
"Kedua penumpang itu sudah diisolasi setibanya di Singapura pada 1 Desember. Mereka belum berinteraksi di masyarakat," kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam pernyataannya.
Kemenkes melanjutkan Omicron belum menyebar di antara warga Singapura.
Menerut Kemenkes, kedua pasien omicron tersebut kini dalam masa pemulihan di bangsal isolasi di National Center for Infectious Diseases (NCID).
Menhaj Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan-Lapor Petugas Jika Ada Kendala
Cara Daftar Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat Pendidik 2026
Kemenhut-BMKG Teken MoU Pencegahan Karhutla, Operasi OMC jadi Andalan
Keduanya sudah divaksinasi lengkap dan memiliki gejala ringan batuk serta tenggorokan gatal.
Kemenkes menyampaikan pelacakan kontak sedang berlangsung dan sebanyak 19 penumpang lain yang berada di penerbangan yang sama dinyatakan negatif Covid-19.
“Kontak dekat penderita Omicron, jika ada, akan dikarantina 10 hari di fasilitas yang ditunjuk dan menjalani tes PCR di awal dan akhir karantina,” kata Kementerian Kesehatan Singapura.
Semua pasien yang dicurigai atau dipastikan terinfeksi varian Omicron akan dibawa ke NCID untuk isolasi dan tidak diizinkan menjalani pemulihan di rumah.(AA)
Keyword : Singapura Virus Omicron. Afrika Selatan