Selasa, 30/11/2021 21:05 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Kerajaan Arab Saudi mengutuk kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Masjid Ibrahimi di kota Hebron Tepi Barat untuk merayakan festival Yahudi Hanukkah.
kantor berita resmi kerajaan SPA melaporkan, mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi menyebut tindakan itu "pelanggaran mencolok terhadap kesucian masjid,"
Langkah itu "bermusuhan dan memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia," kata kementerian itu, seraya menambahkan pendudukan Israel menanggung konsekuensi dari langkah ini.
Herzog memaksa masuk ke masjid pada hari Minggu untuk mengambil bagian dalam upacara penyalaan lilin yang diadakan sebagai bagian dari Hanukkah.
Pakar Soroti RUU HAM, Penggantian UU HAM Kebutuhan Mendesak
98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Reformasi
Produk KMNP di Bantul Tembus SPPG hingga Ritel Modern
Setelah pembantaian tahun 1994 terhadap 29 jamaah Palestina di dalam masjid oleh pemukim ekstremis Yahudi Baruch Goldstein, otoritas Israel membagi kompleks masjid antara jamaah Muslim dan Yahudi.
Hebron adalah rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 800 pemukim Yahudi. Yang terakhir tinggal di serangkaian kantong khusus Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan Israel.(AA)
Keyword : Arab Saudi Isaac Herzog Hebron Palestina