Kamis, 11/11/2021 23:16 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Keberadaan relawan dalam kontestasi politik tak bisa dianggap remeh. Mereka memiliki kontribusi besar, bahkan bisa meringankan biaya politik.
Demikian dikatakan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Yanuar Prihatin dalam Dialektika Demokrasi di Media Center DPR RI, Kamis (11/11).
Posisi relawan, lanjut Yanuar, secara historis dalam dunia perpolitikan Indonesia merupakan hal yang wajar. Jadi tidak ada yang aneh dengan keberadaan relawan dalam proses pemilihan umum.
Warga Desa Sukaresmi Adukan Sengketa Lahan Eks PTPN VIII ke DPR
Said Abdullah: Gandengan Tangan Prabowo-Megawati Simbol Politik Kebangsaan
Ketua Komisi II: Revisi UU Pemilu Diawali Penjaringan Gagasan Pakar
Legislator Komisi II DPR RI ini juga menilai, relawan efektif mengampanyekan sosok yang didukung. Bahkan, mereka bergerak karena inisiatif sendiri.
Yanuar melihat efektivitas tersebut pada relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Di mana mereka kompak meningkatkan elektabilitas Jokowi.
"Bagaimana kerja relawan, bagaimana di tingkat nasional, provinsi, bahkan sampai tingkat lokal sebagian di antaranya inisiatifnya muncul dengan suka rela," ungkapnya.
Menurut Yanuar, totalitas relawan terbentuk karena kesadaran bersama sehingga kegiatan para relawan sepenuh hati mendukung sosok yang dijagokan.
"Kerja-kerja kolektif yang berbasis kepada persamaan kepentingan ya, tapi lebih dari itu kesamaan habit, kesamaan networking bahkan kesamaan kultural," tandasnya.
Keyword : Warta DPR PKB Yanuar Prihatin Relawan Pilpres 2024