Kamis, 04/11/2021 09:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pembangunan toilet mewah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Saat ini, penyidik masih mencari bukti perkara tersebut.
"Masih pengumpulan bahan keterangan dalam penyelidikan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Kamis (4/11/2021).
Ali menyebut, proses pencarian bukti dilakukan dengan cara pencarian dokumen-dokumen terkait di sejumlah tempat dan pemeriksaan saksi-saksi. Meski begitu, ia enggan menjelaskan lebih rinci lantaran masih dalam proses penyelidikan penyidik.
"Penyelidikan ini untuk mengetahui apakah ada unsur pidana (korupsi) yang dimaksud," jelasnya.
Pengamat SDI: Saran KPK Tentang Pilpres dan Ketum Partai Menarik Dipelajari
Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK
KPK: Kajian Batas 2 Periode Ketum Parpol Hasil Masukan Kader Partai
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membangun 488 toilet untuk sekolah tingkat SD dan SMP dengan total anggaran pembangunan mencapai Rp96,8 miliar.
Dari anggaran tersebut, tiap sekolah mendapatkan jatah Rp198,5 juta untuk proyek pembangunan toilet mewah tersebut
Keyword : Toilet MewahKabupaten BekasiKPK