Jum'at, 29/10/2021 08:11 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Belakangan ini varian baru Covid-19 yang dinamakan AY.4.2. disebut-sebut berpotensi mengkhawatirkan jika tidak segera dicegah.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, varian ini bukanlah varian baru, dan masyarakat diminta tidak panik karena penelitian terkait varian ini masih berlangsung.
Akan tetapi varian ini bagian dari varian Delta yang mengalami perubahan atau mutasi tambahan. Jenis varian A.Y dari mutasi Delta ini cukup beragam yaitu dari AY.1 hingga AY.28.
Wiku pun menyebut saat ini belum bisa diambil kesimpulan terkait karakteristik khusus yang dimiliki berbagai jenis virus varian Delta tersebut.
Vaksin Covid-19 Disebut Efektif Lindungi Tubuh dari Varian Baru
Pemudik Diminta Booster Dua Minggu Sebelum ke Desa
Pesawat Wajib Sediakan Karantina bagi Penumpang Positif Covid-19
"Kita belum bisa mengetahui apakah berbagai jenis varian Delta ini memiliki karakteristik khusus yang dapat mempengaruhi laju penularan, keparahan gejala, maupun vaksinasi karena studi terkait hal tersebut masih berlangsung," tegas Wiku di Graha BNPB, Kamis (28/10/2021).
Terkait hal tersebut, Pemerintah memaksimalkan pelaksanaan strategi yang sudah ditetapkan yaitu karantina perjalanan, 3M, 3T, dan vaksin, agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru, sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru di dalam negeri.
Keyword : Varian Delta Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito