Lebanon Klarifikasi Pernyataan Kordahi soal Perang Yaman

Rabu, 27/10/2021 23:40 WIB

Beirut, Jurnas.com - Pemerintah Lebanon mengklarifikasi pernyataan yang disampaikan Menteri Informasi, George Kordahi, terkait Perang Yaman yang melibatkan kelompok Houthi.

Dalam video yang beredar, Kordahi menyebut Houthi yang didukung oleh Iran sedang berupaya membela diri. Dia juga menyebut Perang Yaman sebagai peperangan yang sia-sia.

Namun Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, dikutip dari Reuters pada Rabu (27/10), menyebut wawancara itu direkam lebih dari sebulan sebelum kabinetnya dibentuk. Komentar itu juga mencerminkan pendapat pribadi, dan tidak ada hubungannya dengan pemerintah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk mengecam komentar Kordahi, dengan mengatakan bahwa komentar itu mencerminkan pemahaman yang dangkal tentang berbagai peristiwa.

Anggota GCC, Kuwait, memanggil kuasa usaha Lebanon sebagai protes. Kementerian Luar Negeri Yaman meminta Beirut mengklarifikasi posisinya atas komentar tersebut.

Hubungan antara Lebanon dan negara-negara Teluk Arab tegang karena pengaruh yang digunakan oleh kelompok Syiah Hizbullah yang didukung Iran.

Beirut mengadopsi kebijakan untuk menghindari konflik regional, bahkan ketika Hizbullah mengerahkan pejuang ke Suriah. Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan Hizbullah telah mengirim pejuang ke Yaman.

TERKINI
2 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Komisi IX DPR Minta Baleg Tak Ambil Alih RUU Ketenagakerjaan May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh Menteri PPA Kecam Keras Dugaan Penganiayaan terhadap Anak di Daycare Aceh