Yunani Kerahkan Pasukan Tambahan ke Perbatasan Turki

Rabu, 13/10/2021 06:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Yunani mengumumkan bahwa 250 penjaga tambahan akan dikerahkan di perbatasan darat negara itu dengan Turki, ketika ribuan pencari suaka mencoba memasuki negara itu tahun lalu.

Menurut laporan itu, menteri kepolisian Yunani mengatakan 250 penjaga tambahan akan dikerahkan di perbatasan darat negara itu dengan Turki untuk melindungi perbatasannya dari masuknya pengungsi.

Kementerian dalam negeri Yunani mengatakan bahwa ratusan penjaga keamanan akan dikerahkan di beberapa titik, yang dianggap sebagai tempat berpotensi masuknya pengungsi.

"800 personel penjaga perbatasan tambahan lainnya juga akan dipekerjakan untuk staf bandara dan wilayah yang dekat dengan perbatasan," bunyi pernyataan itu dilansir Middleeast, Rabu (13/10).

Kemarin, penjaga pantai Turki menyelamatkan 75 migran gelap yang didorong kembali oleh otoritas Yunani ke perairan teritorial Turki, di lepas pantai barat daya kota Mugla.

Hubungan antara negara Yunani dan Turki memang dalam sejarahnya kurang harmonis, yang ditandai dengan beberapa peperangan besar terjadi antara kedua negara tersebut.

Konflik itu ditandai dengan terjadi pertikaian dan rekonsiliasi sejak Yunani meraih kemerdekaannya dari Kekaisaran Utsmaniyah pada 1832.

Sejak itu, dua negara tersebut satu sama lain menghadapi empat perang besar—Perang Yunani-Turki (1897), Perang Balkan Pertama dari 1912 sampai 1913, Perang Dunia Pertama (1914 sampai 1918) dan terakhir Perang Turki-Yunani (1919–22).

TERKINI
Besok 1 Juni, 34.853 Haji Indonesia Kembali ke Tanah Air Israel Caplok Situs Budaya Kastel Beaufort di Lebanon Selatan IRGC Sebut Tembak Jatuh Drone AS yang Melintasi Perairan Iran Berkaca dari Perang Irak, Trump Sebut AS Tak akan Ganggu Militer Iran