Minggu, 10/10/2021 17:15 WIB
Moskow, Jurnas.com - Sebuah pesawat L-410 jatuh di dekat sebuah kota di wilayah Tatarstan pada Minggu (10/10). Kejadian itu menewaskan 16 orang dan melukai tujuh lainnya.
Menurut laporan kantor berita RIA, yang dikutip Reuters, pesawat itu membawa sekelompok penerjun parasut. Tujuh orang ditarik hidup-hidup dari reruntuhan pesawat
Pesawat tersebut adalah Let L-410 Turbolet, yang merupakan pesawat angkut jarak pendek bermesin ganda.
Standar keselamatan penerbangan Rusia meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi kecelakaan, terutama yang melibatkan pesawat tua di daerah yang berjauhan, tidak jarang terjadi.
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Drone Ukraina Hantam Tiga Kapal Perang Rusia di Krime
Eropa Kekurangan Mesin Jet untuk Sokong Program Drone Ukraina
Sebelumnya, enam orang di dalam pesawat angkut Antonov An-26 yang jatuh di timur jauh Rusia pada Rabu (22/9) kemarin resmi dinyatakan tewas. Demikian keterangan Kementerian Layanan Darurat Rusia pada Kamis (23/9).
Menurut kantor berita TASS, pesawat berusia 42 tahun itu menghilang dari layar radar pada Rabu kemarin. Sehari kemudian, pemerintah menemukan puing-puing di medan yang sulit diakses, di mana tim penyelamat mendaki selama lebih dari lima jam untuk mencapai lokasi.
"Sayangnya, akibat kecelakaan itu tidak ada yang selamat," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters.
Keyword : Let L-410 Turbolet Kecelakaan Pesawat Rusia