Eks Pesepak Bola Australia Jadi Korban Pelecehan Seksual

Rabu, 06/10/2021 16:50 WIB

Sydney, Jurnas.com - Mantan pesepak bola perempuan Australia, menuduh ada budaya pelecehan seksual dalam olahraga. Matildas Lisa de Vanna mengungkapkan, dia pernah menjadi sasaran perilaku predator dari rekan satu timnya ketika masih remaja.

Dikutip dari BBC pada Rabu (6/10), Asosiasi Sepak Bola Australia menegaskan tidak mengetahui tuduhan tersebut. Tetapi dikatakan bakal ada penyelidikan independen terhadap keluhan resmi apa pun oleh De Vanna dan pemain lainnya.

"Sepak bola Australia mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap perilaku apa pun yang melanggar standar dan nilai yang diharapkan dari orang-orang yang terlibat dalam permainan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Australia dan Selandia Baru akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023, setelah Football Australia berhasil menawarnya tahun lalu. Football Australia telah mengelola permainan wanita di Australia sejak tahun 2005.

De Vanna memainkan lebih dari 150 pertandingan untuk Australia sebelum pensiun bulan lalu. Dia mengatakan kepada Sydney Daily Telegraph bahwa satu insiden melibatkan rekan setimnya di Matildas Muda "menggemukkan" dia.

"Apakah saya pernah dilecehkan secara seksual? Ya. Apakah saya pernah di-bully? Ya? Dikucilkan? Ya. Apakah saya melihat hal-hal yang membuat saya tidak nyaman? Ya," katanya.

"Dalam organisasi olahraga mana pun dan di lingkungan apa pun, perawatan, pemangsa, dan perilaku tidak profesional membuat saya muak."

Pengakuannya didukung oleh mantan rekan setimnya, Elissia Carnavas, dan mantan manajernya, Rose Garofano, menurut laporan surat kabar itu.

TERKINI
Studi Ungkap Batas Suhu Padi, Indonesia Hadapi Ancaman Penurunan Produksi Baleg DPR Sepakati Tambahan 5 RUU dalam Revisi Prolegnas Prioritas 2026 Iran Sebut Blokade AS Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata HUT 27 Lampung Timur, Bupati Dorong Geliat Ekonomi Datangkan 1001 UMKM