Pengusaha Rajesh Ungkap Keterlibatan Oknum Ditjen Pajak Lain
Jum'at, 25/11/2016 01:19 WIB
Jakarta - Kuasa hukum Presiden Direktur PT E.K Prima Ekspor Indonesia, Rajesh Rajamohanan Nair, Tommy Singh menyebut, bukan hanya Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak, Handang Soekarno yang "memalak" kliennya terkait pengurusan pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia.
Dia menyebut ada sejumlah oknum Ditjen Pajak yang turut meminta uang. "Oknumnya ada tiga," ungkap Tommy di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/11). Sayangnya, Tommy belum mau membuka hal itu secara gamblang. "Nanti kita akan ungkap," imbuh dia.
Lebih lanjut dikatakan Tommy, PT E.K Prima Ekspor Indonesia sudah mengajukan tax amnesty atau pengampunan pajak. Akan tetapi diancam akan ditolak oleh oknum di Ditjen Pajak. Dari situ, kata Tommy, kliennya dipaksa memberi uang kepada oknum di Ditjen Pajak.
"Sudah mengajukan tax amnesty, tapi ada ancaman, tax amnesty itu akan ditolak. Persoalan pajak itu selalu saja. Tapi bisa diselesaikan dengan baik," ucap dia.
Terkait itu, lanjut Tommy, pihaknya berencana akan melaporkan kepada Tim Reformasi Pajak bentukan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. "Kami dalam waktu dekat akan menemui tim reformasi pajak yang dibentuk ibu menteri. Kami akan buka semuanya indikasi-indikasi ini, bahwa klien kami terus dipojokkan, ditekan, hingga diperas," tandas Tommy.
Sementara itu, Ketua
KPK Agus Rahardjo tak menampik adanya dugaan keterlibatan oknum Ditjen Pajak lain. Dugaan keterlibatan pihak lain itu tengah didalami pihaknya. Terlebih, penyidik
KPK telah mengantongi keterlibatan pihak lain itu.
"Sama seklai tidak tertutup kemungkinan dia (Handang) sendirian. Kalau kita kan biasanya melakukan penindakan suspectnya berhubungan dengan siapa saja sih. Itu kan temen-temen penyidik
KPK datanya pasti ada. Yang pernah berhubungan pasti dipanggil untuk ditanyain. Kalo money kan belum mengalir kemana-mana," ungkap Agus Rahardjo, di Gedung
KPK, Jakarta.
TERKINI
Studi Ungkap Batas Suhu Padi, Indonesia Hadapi Ancaman Penurunan Produksi
HUT 27 Lampung Timur, Bupati Dorong Geliat Ekonomi Datangkan 1001 UMKM
Kalah Lawan Bayern, Arbeloa Sebut Keputusan Wasit Tak Masuk Akal
Konsumsi Makanan Ultraproses Bisa Merusak Kualitas Otot Secara Perlahan