Arab Saudi Serukan Masyarakat Internasional Tanggapi Pelanggaran Nuklir Iran

Rabu, 29/09/2021 13:07 WIB

London, Jurnas.com - Arab Saudi meminta masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya terhadap pelanggaran berkelanjutan Iran terhadap perjanjian internasional terkait dengan perjanjian nuklirnya.

Hal tersebut disampaikan pada pertemuan tingkat tinggi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan menyerukan untuk menekan Teheran atas eskalasi kegiatan nuklirnya, termasuk dalam penelitian dan pengembangan, yang bertentangan dengan klaim rezim bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai.

Dia mengatakan kepada delegasi di New York, Kerajaan mendukung upaya internasional memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir dalam jangka pendek dan panjang, dan mencegahnya mengalihkan penggunaan energi nuklir secara damai untuk tujuan militer.

"Membangun perdamaian dan keamanan internasional tidak dicapai dengan memiliki senjata pemusnah massal, tetapi melalui kerja sama antar negara untuk mencapai pembangunan dan kemajuan," kata Pangeran Faisal.

Dia mengatakan Arab Saudi menyerukan penghapusan semua senjata nuklir.

Pangeran Faisal menambahkan, terlepas dari konsensus internasional dan keinginan regional membangun Timur Tengah yang bebas dari senjata pemusnah massal, sayangnya Israel masih menolak untuk menyetujui Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dan menjadikan fasilitas nuklirnya sebagai sistem perlindungan komprehensif dari Badan Tenaga Atom Internasional, yang bertentangan dengan resolusi internasional.

Pangeran Faisal mengatakan Kerajaan bekerja sama dengan komunitas internasional dan Kuwait, yang akan menjadi tuan rumah konferensi ke-10 untuk meninjau NPT yang diusulkan pada Januari 2022. (Arab News)

TERKINI
Awalnya Diabaikan, Fosil Tengkorak Hancur Ini Kini Ubah Sejarah Dinosaurus Pansus RUU HPI DPR Bahas Nasib Pekerja Migran Rukun Haji yang Tidak Boleh Dilewatkan, Apa Saja? DPR RI Dorong Pemerintah Mitigasi Kenaikan Harga BBM