Rabu, 23/11/2016 12:54 WIB
Jakarta - Keputusan DPP Partai Golkar mengembalikan pucuk pimpinan DPR kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai berpotensi menimbulkan konflik internal partai.
Politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan, mengambil alih Ketua DPR dari Ade Komaruddin (Akom) kepada Setnov seharusnya tidak dilakukan secara sepihak oleh DPP Partai Golkar.
Karhutla Meluas, Pemerintah Diminta Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian
Ketua DPR Minta Kasus Kematian Warga di Demo 27 Agustus Diusut Tuntas
Pimpinan DPR Pastikan Harta Koruptor Jadi Objek Perampasan Aset
Keyword : Ketua DPR Ade Komaruddin Partai Golkar Setnov