Rabu, 23/11/2016 12:54 WIB
Jakarta - Keputusan DPP Partai Golkar mengembalikan pucuk pimpinan DPR kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai berpotensi menimbulkan konflik internal partai.
Politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung mengatakan, mengambil alih Ketua DPR dari Ade Komaruddin (Akom) kepada Setnov seharusnya tidak dilakukan secara sepihak oleh DPP Partai Golkar.
Ketua DPR: RUU Pemilu Masih Dibicarakan Ketua-ketua Parpol
Puan Maharani Terima Award dari KWP: Kerja Parlemen Butuh Dikawal Media
Ketua DPR Dorong Penggunaan Kemasan Alternatif Bahan Organik
Keyword : Ketua DPR Ade Komaruddin Partai Golkar Setnov