Senin, 20/09/2021 22:20 WIB
Beijing, Jurnas.com - TikTok versi China, Douyin, mengeluarkan regulasi baru yang akan membatasi penggunaan platform mereka untuk anak-anak hingga 40 menit sehari.
Dikutip dari BBC pada Senin (20/9), aturan akan berlaku untuk pengguna di bawah 14 tahun yang telah diautentikasi menggunakan nama asli mereka, dan yang dapat mengaksesnya antara pukul 06.00 dan 22.00.
Perusahaan induk Bytedance mengumumkan Youth Mode dalam sebuah posting blog, dengan mengatakan itu adalah perusahaan video pendek pertama di industri yang memiliki batasan ini.
Menurut perjanjian pengguna Douyin, tidak ada usia minimum di platform, tetapi di bawah 18 tahun harus mendapatkan persetujuan dari wali yang sah. Di aplikasi saudara TikTok itu, usia minimum adalah 13 tahun.
Taiwan Desak China Akui Insiden Berdarah Tiananmen 1989
China Minta AS dan Iran Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata
Komisi II DPR Gandeng China untuk Pembangunan dan SDM Daerah
Konten pendidikan baru, termasuk eksperimen sains, pameran museum, dan penjelajah sejarah telah diluncurkan oleh Douyin sebagai bagian dari Youth Mode.
"Ya, kami lebih ketat dengan remaja. Kami akan bekerja lebih keras untuk menyediakan konten berkualitas sehingga kaum muda dapat belajar dan melihat dunia," demikian bunyi pengumuman terbaru.
Bulan lalu, anak-anak di bawah 18 tahun di China dilarang bermain video game selama seminggu, dan permainan mereka dibatasi hanya satu jam pada hari Jumat, akhir pekan, dan hari libur. Dan pada Februari lalu, anak-anak China dilarang membawa ponsel ke sekolah.