Rabu, 08/09/2021 19:43 WIB
Brussels, Jurnas.com - Uni Eropa siap melanjutkan bantuan darurat ke Afghanistan tetapi akan terus mengawasi pemerintah baru Taliban.
"Uni Eropa siap untuk terus menawarkan bantuan kemanusiaan," kata Wakil Presiden Komisi Eropa, Maros Sefcovic, dikutip dari Reuters, Rabu (8/9).
Sefcovi menekankan bahwa dana donor jangka panjang bergantung pada Taliban yang menegakkan kebebasan dasar.
"Kami sangat, sangat hati-hati melihat bagaimana pemerintah baru berperilaku sebelum terlibat," katanya pada konferensi pers setelah pertemuan komisaris Uni Eropa.
Uni Eropa Bahas Rencana Impor Produk-Produk Israel
Uni Eropa Larang Maskapai Melintas di Atas Iran hingga 31 Agustus
Uni Eropa Susun Regulasi Larangan Penggunaan Media Sosial untuk Anak-Anak
Afghanistan menghadapi runtuhnya layanan dasar dan makanan dan bantuan lainnya akan segera habis.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Selasa (7/9), setelah Taliban menguasai negara itu pada 15 Agustus dan Amerika Serikat (AS) dan kekuatan Barat menarik diri.