Selasa, 31/08/2021 15:39 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadikan momentum krisis pandemi Covid-19 sebagai momentum percepat transformasi ekonomi nasional.
Dalam Kongres ISEI XXI dan Seminar Nasional 2021, Jokowi mengatakan, Indonesia harus mampu mengubah ketergantungan ekonomi dari sektor konsumsi ke sektor produksi.
Dirinya mencontohkan, transformasi di sektor industri telah dilakukan dengan hilirisasi komoditas nikel yang akan diolah menjadi komoditas jadi bernilai tambah yakni baterai litium (lithium battery).
“Semua komoditas yang ada kita dorong untuk hilirisasi, untuk industrialisasi, misalnya nikel dalam 3-4 tahun akan berubah menjadi barang jadi, lithium baterai, baterai listrik, baterai mobil listrik,” ujar Jokowi, Selasa (31/8/2021).
Dekom PTPN I Dorong Percepatan Hilirisasi Karet dan Kopi
Di Hadapan Guru Besar, Fadli Zon Dorong Hilirisasi Kebudayaan
Mentrans Sebut Hilirisasi Kelapa Dongkrak Pendapatan Petani Halmahera Utara
Selain nikel, Presiden juga meminta komoditas tambang seperti bauksit dan komoditas perkebunan seperti kelapa sawit harus diolah untuk menghasilkan barang bernilai tambah.
Di samping itu, Ia juga mendorong percepatan transformasi di sektor pertanian yang menyentuh aspek hulu hingga hilir.
Produksi komoditas pertanian, ujar Presiden, harus diversifikasi. Kelembagaan petani dengan model klaster juga harus diperkuat. Selain itu, badan usaha milik petani, koperasi dan Badan Usaha Milik Desa juga harus selalu dikembangkan.
Keyword : Presiden Joko Widodo Sektor Produksi Hilirisasi