Sabtu, 13/08/2022 19:27 WIB

Serangan Cyber Ganggu Distribusi Surat Kabar Seluruh AS

Serangan cyber menyebabkan gangguan pencetakan dan dan distribusi harian Los Angeles Times dan surat kabar utama Amerika Serikat (AS).

Chicago Tribune adalah salah satu dari banyak harian AS yang terkena dampak serangan cyber (Foto: Kiichiro Sato/AP)

Washington - Serangan cyber menyebabkan gangguan pencetakan dan dan distribusi harian Los Angeles Times dan surat kabar utama Amerika Serikat (AS) lainnya, termasuk yang dimiliki oleh Tribune Publishing Co.

Los Angeles Times  menyebutkan, serangan dunia maya tersebut tampaknya berasal dari luar AS, mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Harian itu melanjutkan, serangan itu menyebabkan keterlambatan distribusi Times, Tribune, Sun, dan surat kabar edisi Sabtu lainnya yang berbagi platform produksi di Los Angeles.

Tribune Publishing, yang korannya juga memuat New York Daily News dan Orlando Sentinel, mengatakan pertama kali mendeteksi malware tersebut pada Jumat (28/12) dan melaporkannya ke FBI.

Namun, situs web Tribune Publishing tidak terpengaruh dan tidak ada informasi pelanggan yang mengeluh, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh perusahaan itu pada Sabtu (29/12).

"Masalah ini telah mempengaruhi ketepatan waktu dan dalam beberapa kasus, kelengkapan surat kabar cetak kami," kata juru bicara Tribune Publishing, Marisa Kollias dalam sebuah pernyataan. "Namun, situs web dan aplikasi seluler kami belum terpengaruh," sambungnya.

Los Angeles Times juga menyebutkan bahwa edisi Wall Street Journal dan New York Times edisi Pantai Barat, yang dicetak bersaamaan juga terkena dampaknya.

LA Times mengatakan pada Sabtu bahwa serangan itu, yang pertama kali dianggap sebagai pemadaman server, menghantam jaringan komputer di Tribune Publishing yang terhubung dengan proses produksi dan pencetakan beberapa surat kabar di seluruh negeri.

Laporan itu mengatakan tidak bisa memberikan angka pasti tentang berapa banyak pelanggan yang terkena dampak, tetapi mayoritas pelanggan LA Times menerima pesanan mereka pada Sabtu pagi, meskipun terlambat beberapa jam.

Sebagian besar pelanggan San Diego Union-Tribune justru tidak memiliki surat kabar pada hari ketika virus itu menyerang sistem bisnis perusahaan dan menghambat kemampuannya untuk menerbitkan, tulis editor dan penerbit surat kabar Jeff Light di situs webnya.

"Kami percaya niat serangan itu adalah untuk menonaktifkan infrastruktur, lebih khusus server, yang digunakan lawan mencuri informasi," LA Times mengutip sebuah sumber dengan pengetahuan ihwal setuasi itu.

Surat kabar itu mengutip pejabat yang mengatakan terlalu dini untuk mengetahui apakah serangan itu dilakukan negara atau non-negara. Namun, Juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan sedang mempelajari situasi kasus tersebut

"Kami mengetahui laporan tentang potensi insiden dunia maya yang mempengaruhi beberapa outlet berita, dan bekerja sama dengan pemerintah dan mitra industri kami untuk lebih memahami situasi," kata Katie Waldman dalam sebuah pernyataan. (Al Jazeera)

TAGS : Haraian AS Serangan cyber Amerika Serikat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :