Kemdikbudristek Luncurkan Buku "Peluang Karier Industri Film Indonesia"

Kamis, 19/08/2021 22:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melucnurkan buku `Peluang Karier Industri Film Indonesia`, pada Rabu (18/8).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, buku yang telah diinisiasi oleh insan perfilman ini penting sebagai rujukan bagi para pelaku perfilman nasional.

"Hadirnya tiga jilid buku Peluang Karier Industi Film Indonesia ini dapat jadi rujukan baik di dalam dunia pendidikan maupun industri perfilman," ujarnya secara daring.

Lebih lanjut, Mendikbudristek mengapresiasi upaya para insan perfilman dan berharap buku yang disusun sejak 2020 ini dapat memperkaya wawasan para pelaku industri perfilman, terutama pemahaman tentang ragam profesi, regulasi, serta istilah-istilah yang saat ini berkembang dalam industri perfilman nasional.

Menteri Nadiem juga menekankan, dalam membangun dunia perfilman yang berkualitas, diperlukan pembinaan terhadap sumber daya manusia di bidang perfilman yang konsisten disertai dengan semangat juang yang tinggi, gotong royong, dan inovasi dari pemerintah bersama segenap insan perfilman nasional.

"Semangat yang terus tumbuh di tengah berbagai tantangan ini perlu dijaga, salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perfilman. Oleh karena itu, Kemdikbudristek bersama segenap insan perfilman memiliki tanggung jawab untuk memastikan agar kualitas SDM perfilman terus terjaga," ujarnya.

Menteri Nadiem berharap, peluncuran buku ini bisa membuka jalan bagi produksi pengetahuan lainnya di industri film dan menjadi penghubung antara dunia pendidikan dengan dunia industri perfilman.

"Saya berharap buku ini akan terus memberikan manfaat dan dapat dinikmati masyarakat secara luas. Selamat membaca dan semangat menebarkan kebaikan," imbuh dia.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan, Hilmar Farid, mengatakan, penyusunan buku tentang perfilman ini diinisiasi atas dasar pentingnya memberikan pemahaman yang lebih praktis kepada masyarakat dan membuka mata semua pihak yang terlibat dalam produksi film.

"Ini (panduan) kalau mau produksi yang proper. Kalau kita mau mengejar kualitas maka buku ini bisa menjadi landasannya," ucapnya. Namun, ia juga mengingatkan, sebelum memproduksi film, harus memperhatikan kanal/media yang akan digunakan untuk memutar film tersebut. Hal ini agar investasi dalam produksi film sesuai sasaran.

Dijelaskan Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Judi Wahjudin, bahwa terbitnya buku ini menunjukkan bahwa insan perfilman yang dimotori oleh berbagai organisasi profesi bidang perfilman telah bahu membahu menyusun berbagai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI) dalam bidang perfilman.

Penyusunan standar bertujuan menjaga kualitas tenaga di bidang perflman dan menjadi satu standar minimal yang menjadi acuan.

Menurut Judi Wahjudin, upaya ini penting dilakukan karena selain untuk menjaga kualitas produk perfilman Indonesia juga agar para pelaku profesi perfilman memiliki kesiapan untuk bersaing dalam dunia kerja internasional.

Upaya standarisasi dan peningkatan kompetensi bagi insan perfilman Indonesia, lanjutnya, telah dilaksanakan oleh Kemdikbudristek melalui Pusat Pengembangan Perfilman dengan penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, Peta Okupasi, dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi tersusunnya buku Peluang Karier Industri Film Indonesia. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada para penyusun, narasumber, dan tim yang telah terlibat dalam penyusunan buku ini," kata Judi Wahjudin.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi