Kamis, 19/08/2021 18:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan, pandemi berkepanjangan membuat sebagian mimpi-mimpi global terganggi.
”Apa yang menjadi harapan jangka pendek dan menengah kita menjadi pupus, terhenti akibat pandemi yang sudah berlangsung selama 11,5 tahun ini,” ujar Gus Muhaimin saat menyampaikan Pidato Kebangsaan dalam rangka 50 Tahun CSIS Indonesia, Kamis (19/8/2021).
Gus Muhaimin yang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak semua kalangan melakukan refleksi sekaligus evaluasi untuk mengatasi keadaan sulit saat ini, sekaligus menyiapkan refleksi masa depan yang lebih baik.
Tentu di balik pandemi ini, jelas Gus Muhaimin, kita menghadapi krisis yang merata di seluruh negara. Terjadi stagnasi pertumbuhan ekonomi. Dan petanya menunjukkan akan tumbuh dengan ketidakadilan.
Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar
Fraksi PKB: Politik Energi Harus Berpihak Pada Rakyat
"Negara yang maju akan semakin maju dan yang belum maju dan berkembang akan semakin tertinggal. Inilah keadaan pasca-pandemi yang akan kita hadapi,” katanya.
Ia juga menyebut kondisi global yang kemungkinan akan memburuk ini harus diantisipasi sejak dini. Harapannya, Indonesia bisa menyiapkan diri dengan baik sehingga evaluasi dan penelaahan masa krisis ini bisa menjadi sarana menyiapkan langkah-langkah agar pasca-pandemi nanti benar-benar menjadi kekuatan yang unggul.
Gus Muhaimin optimistis bangsa ini akan bisa mengatasi keadaan sulit ini dan bisa hadir di tengah kondisi dunia yang tidak pasti.
”Realitas global kita masih sangat nyata. Kesulitan ekonomi ini betul-betul akan membebani seluruh warga dunia kita,” kata Gus Muhaimin mengingatkan.
Keyword : Gus Muhaimin krisis ekonomi global pasca-pandemi CSIS PKB