Kehadiran Anggota DPR Minus, Kok Bisa?

Senin, 14/11/2016 14:41 WIB

Jakarta - Kehadiran anggota DPR saat rapat paripurna dinilai cukup minus dan bahkan di bawah rata-rata. Apa alasannya?

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, meski sudah dua tahun duduk di parlemen, para anggota dewan belum dapat mengatur ritme kerja. Menurutnya, para anggota dewan belum bisa membedakan antara prioritas mana rapat yang harus dihadiri atau yang tidak prioritas.

"Saya yakin Anggota DPR tidak ada yang bermalas malas. Cuma memang cukup banyak kegiatan sehingga kurang bisa mengatur waktu. Tapi kalau kita lihat Anggota DPR memang sibuk di dapil masing-masing," kata Fadli, Jakarta, Senin (14/11).

Untuk itu, Fadli mengimbau kepada para anggota DPR untuk mengatur jadwal dan prioritaskan rapat yang penting. Menurutnya, rapat paripurna adalah rapat yang penting, begitu juga rapat komisi dengan alat kelengkapan dewan.

"Ini kan kita semua sudah mengetahui semua kewajiban kita termasuk soal kehadiran. Rapat paripurna, komisi, alat kelengkapan dewan itu kan sudah ada aturannya disamping ada tugas ke daerah pengawasan," tegasnya.

Diketahui, berdasarkan pantauan WikiDPR terhadap daftar hadir anggota DPR pada setiap rapat paripurna selama masa sidang ke-1 Tahun 2016-2017, tepatnya antara 16 Agustus dan 28 Oktober 2016, rata-rata kehadiran anggota DPR hanya 41,79 persen. Artinya, hanya 234 anggota dari total 560 anggota DPR yang hadir di setiap rapat.

WikiDPR adalah organisasi yang dibentuk sejumlah anak muda untuk memantau kerja DPR. Mereka mengikuti setiap rapat DPR, meliputnya, dan membuat rekam jejak kinerja setiap anggota lalu menyosialisasikannya melalui media sosial.

TERKINI
Kejaksaan Tunggu Laporan Hasil Penyidikan Kasus SGD Palsu Polres Tangsel Tata Cara Sholat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Bacaannya Ini Lima Ayat Al-Qur`an yang Menggambarkan Hari Kiamat Tiga Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Kepada Sesama Muslim