Jum'at, 30/07/2021 18:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Survei Pemantauan Harga pada minggu V Juli 2021 yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), perkembangan harga pada Juli 2021 masih relatif terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,01% (mtm).
Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan, perkiraan inflasi Juli 2021 secara tahun kalender sebesar 0,75% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,45% (yoy).
Rinciannya, penyumbang utama inflasi Juli 2021 sampai dengan minggu kelima, yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,03% (mtm), tomat dan bawang merah masing-masing sebesar 0,02% (mtm), kangkung, bayam, kacang panjang dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain daging ayam ras sebesar 0,09% (mtm), telur ayam ras, emas perhiasan dan jeruk masing-masing sebesar 0,02% (mtm). Beras dan tarif angkutan udara deflasi sebesar 0,01% (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Marwan Jafar: Pengganti Perry Warjiyo Wajib Jaga Independensi BI
Gubernur BI Baru Harus Jaga Independensi dan Dorong Produktivitas Nasional
Pengganti Perry Warjiyo Harus Mampu Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Juga memperkuat langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhBanan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.
Keyword : Bank Indonesia Inflasi Cabai Rawit Deflasi