Jet Militer AS Disebut Langgar Wilayah Udara Venezuela

Sabtu, 24/07/2021 08:40 WIB

Caracas, Jurnas.com - Venezuela menuduh Amerika Serikat (AS), melanggar wilayah udaranya, dalam apa yang dikatakannya sebagai "provokasi terang-terangan", memperingatkan bahwa AS akan "menanggapi dengan tegas" setiap manuver yang dilihatnya sebagai tindakan agresi.

Insiden itu terjadi ketika militer Kolombia dan AS mengambil bagian dalam latihan di dekat garis pantai Karibia Venezuela.

"Venezuela melaporka angkutan militer berat tipe C-17 AS menyeberang ke wilayah udaranya Kamis malam untuk periode tiga menit ... melakukan perjalanan sekitar 14 mil laut," kata pernyataan kementerian pertahanan.

"Provokasi terang-terangan ini terjadi selama latihan militer gabungan oleh Angkatan Udara Kolombia dan Angkatan Darat di Departemen Antioquia dan Cundinamarca, di mana ada juga kehadiran jet tempur F-16 dan RC135 Amerika untuk eksplorasi strategis," tambahnya.

Pada 16 Juli, Angkatan Udara Kolombia melaporkan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat "dengan tujuan meningkatkan interoperabilitas dengan negara-negara sekutu."

"Kami menyadari bahwa sebagai bagian dari latihan yang disebutkan di atas, tugas pengintaian sedang dilakukan terhadap ruang geografis Venezuela, itulah sebabnya kami tidak mengesampingkan kemungkinan tindakan bermusuhan lainnya terhadap kedaulatan dan integritas teritorial kami," kata pemerintah Venezuela.

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah mengeluarkan perintah yang tepat untuk tetap waspada dan menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi," teks itu memperingatkan.

Venezuela tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Kolombia, negara yang berbatasan dengannya lebih dari 2.200 km.

Hubungan Caracas dengan Bogota dan Washington tegang sejak kepresidenan mendiang Hugo Chavez, tetapi ketegangan meningkat setelah AS dan Kolombia mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden, menganggap pemilihan kembali Maduro pada 2018 curang.

Maduro sering mencela apa yang dia gambarkan sebagai rencana untuk membunuh atau menggulingkannya yang dipimpin oleh dua pemerintah, saingan internasional utamanya. (AFP)

TERKINI
Menikah di Bulan Zulkaidah? Ini Pandangan Islam hingga Klarifikasi Mitosnya Israel Diduga Membangun Pos Militer Rahasia di Irak untuk Lawan Iran Ini Isi Proposal AS untuk Mengakhiri Perang dengan Iran Inilah 6 Poin yang Jadi Kendala dalam Negosiasi Iran dan AS