AS Kecam Tindakan Terorisme di Baghdad

Kamis, 22/07/2021 13:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan kecaman singkat setelah serangan teror di ibukota Irak merenggut nyawa 30 korban, dan menyebabkan puluhan lainnya terluka pada Selasa (21/07).

"Tindakan terorisme keji ini terjadi pada malam sebelum hari raya Idul Adha, saat yang membahagiakan bagi jutaan keluarga Irak," kata juru bicara Ned Price, dilansir Middleeast, Rabu (22/07).

"AS menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung rakyat Irak dan pemerintah mereka di masa-masa sulit ini, dan kami tetap teguh dalam komitmen kami terhadap upaya koalisi global untuk menurunkan dan mengalahkan [Daesh]," tambahnya.

Kelompok teror Daesh mengaku bertanggung jawab atas ledakan dahsyat di pasar umum al-Wuhaylat di distrik Kota Sadr Baghdad pada hari Senin. Ledakan itu terjadi pada jam sibuk ketika umat Islam bersiap untuk liburan Idul Adha, yang dimulai Selasa.

Pihak berwenang melanjutkan upaya pencarian dan penyelamatan mereka, dan dikhawatirkan jumlah korban akan meningkat.

Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi memerintahkan pihak berwenang untuk memulai penyelidikan dan membawa para pelaku ke pengadilan.

TERKINI
DPR Pastikan Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Siap Digelar Martin Tumbelaka Puji Terobosan KY dalam Seleksi Hakim Agung KPK Berpeluang Hadirkan Anggota DPR Bukhori Yusuf di Sidang Kasus Haji Tantangan sektor UMKM Harus Mampu Diatasi Bersama