Senin, 19/07/2021 07:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Asosiasi Sepak Bola Palestina menyambut baik pembatalan pertandingan sepak bola persahabatan antara raksasa Spanyol FC Barcelona dan tim sepak bola Beitar Israel, yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Agustus di Yerusalem.
“Kami menyampaikan penghargaan kami atas rasa hormat klub Catalan [FC Barcelona] kepada perasaan jutaan penggemarnya di seluruh dunia yang terkejut dengan gagasan bahwa klub yang menghargai hak asasi manusia akan bermain dengan salah satu klub paling rasis di dunia," kata asosiasi itu dalam sebuah pernyataan.
Jibril Rajoub, Sekretaris Jenderal Komite Sentral kelompok Fatah dan kepala Asosiasi Sepak Bola Palestina, menggambarkan langkah FC Barcelona untuk membatalkan pertandingan sebagai ekspresi jujur dari identitas sejati Barcelona dan rasa hormatnya kepada jutaan penggemarnya di seluruh dunia.
Pada hari Kamis, klub sepak bola Beitar Israel membatalkan pertandingan persahabatan dengan FC Barcelona karena penolakan yang terakhir untuk bermain di kota Yerusalem yang diduduki.
Pemukim Israel Ambil Paksa Rumah Impian Warga Palestina di Tepi Barat
Jumlah Korban Jiwa di Gaza Lampaui 73 Ribu Jiwa Sejak Oktober 2023
Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron
Pemilik klub, Moshe Hogg, mengatakan FC Barcelona menolak bermain di Yerusalem dan karena itu dia memutuskan untuk membatalkan pertandingan.
Orang-orang Palestina menuduh para penggemar klub Beitar dengan rasisme karena mereka tertangkap beberapa kali meneriakkan slogan-slogan rasis terhadap orang-orang Arab dan Nabi Muhammad. (AA).
Keyword : FC Barcelona Klub Israel Warga Palestina