Minggu, 18/07/2021 23:07 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sepakat perkuat komitmen untuk mencapai target produksi migas 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030.
Kesepakatan itu diperoleh dalam rapat koordinasi secara online yang dipimpin Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dengan SKK Migas dan KKKS.
"Ditjen Migas, SKK Migas dan KKKS sepakat dan optimis bahwa dengan adanya sinergi serta didukung dengan konsistensi dan komitmen yang kuat dari seluruh stakeholders industri hulu migas, maka strategi untuk mencapai produksi migas 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030 dapat diimplementasikan secara optimal," ujar Dirjen Migas Tutuka Ariadji dalam keterangan tertulis, Minggu (18/7/2021).
Tutuka menegaskan, pemerintah akan terus memberi dukungan kepada stakeholders melalui kebijakan-kebijakan yang terintegrasi dan solutif agar industri hulu migas dapat terus berperan sebagai lokomotif ekonomi baik dari sisi penerimaan negara maupun multiplier effect driven sehingga dapat terus bergairah dan berkontribusi secara optimal.
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Terancam Krisis Avtur, Uni Eropa Siapkan Rencana Darurat
Filipina Pangkas Pajak LPG dan Minyak Tanah Imbas Krisis Migas
Di sisi lain, KKKS pun siap mendukung program-program Pemerintah di industri hulu migas dengan terus bekerja sama secara konsisten dan berkomitmen untuk menjalankan strategi yang telah disusun bersama dalam rangka tercapainya target produksi migas 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030.
Keyword : Kementerian ESDM Migas Tutuja Ariadji Industri Hulu